Sulut – Gubernur Sulawesi Utara melakukan peninjauan upaya pengembangan sapi perah di Balai Pembibitan Ternak Tampusu, Kabupaten Minahasa, Rabu (21/8/2019).
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengatakan Pemprov Sulut fokus kepada tiga manfaat utama sapi perah.
“Manfaat dari sapi perah ini banyak, tapi pemerintah fokus pada tiga hal yaitu produksi susu, yang saat ini satu ekor sapi bisa menghasilkan delapan sampai sepuluh liter per hari,” kata Olly.
“Adapun fokus kedua yaitu peternakan anak sapi dan yang ketiga pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi perah dicampur dengan enceng gondok diolah menjadi pupuk organik,” sambung Gubernur Sulut.
- 39 Barang Bukti Berkekuatan Hukum Tetap Dimusnahkan Kejari Bitung
- Solusi Praktis Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Kemudahan Pendaftaran “Home Charging Services” Ultima melalui Aplikasi PLN Mobile
- Gubernur Yulius Lantik Pengurus FKUB Periode 2026-2031,Jadikan FKUB Jembatan Komunikasi dan Penjaga Harmoni Sosial
Sebagai informasi, Gubernur Olly juga meninjau lokasi lahan pertanian dan peternakan milik Pemprov Sulut di Tampusu. Di tempat ini selain pertanian juga ada peternakan sapi PO (Peranakan Ongoleh)
PO artinya keturunan sapi perkawinan antara sapi sumba dengan sapi lokal yang ada di Sulut.
“Rencana ini apabila berhasil akan dikembangkan di seluruh kabupaten dan kota. Jadi akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulut,” tutup Olly.
Peninjauan upaya pengembangan sapi perah Tampusu turut dihadiri jajaran Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut. (*/JM)







