Sulut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Pencanangan Desa Kerukunan di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Senin (2/9/2019).
Pencanangan yang digagas Pemerintah Kabupaten Minahasa ini dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekum Sinode GMIM Pdt Evert Tangel, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Bukit Tinggi.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly berharap dengan pencanangan desa kerukunan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat Sulut.
“Saya berterimakasih bisa bertatap muka secara langsung dengan seluruh masyarakat yang ada di Desa Bukit Tinggi ini. Tentunya harapan pemerintah apa yang sudah kita canangkan tadi bersama Kanwil Kementerian Agama ini betul-betul muncul dari hati nurani kita untuk kebersamaan kita dalam kehidupan kita di Negara Kesatuan Republik Indonesia lebih khususnya di Kabupaten Minahasa,” kata Olly.
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
- National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Walikota Manado 2026 Resmi Ditutup
Orang nomor satu di Sulut ini menuturkan bahwa kerukunan masyarakat Sulut telah dikenal di Indonesia.
“Ini suatu hal menjadi kebanggaan karena dibicarakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Sabang sampai Merauke bagaimana proses Provinsi Sulut menjadi Laboratorium kerukunan bagi kita semua. Dan tentunya ini kita sangat harapkan kita jaga terus, jangan kita terbuai dengan julukan yang sangat indah ini,” ucap Olly.
“Kita menjaga terus kebersamaan kita harus kita praktekan dalam kehidupan nyata kita sebagai umat manusia, kita tidak ada batas-batas, sekat-sekat agama, suku dan ras sehingga kita bisa membawa kemajuan kedepan bagi desa Bukit Tinggi ini,” sambung Olly.
Lebih jauh, Olly berharap kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan yang terjalin hingga kini dengan selalu mengedepankan keterbukaan dalam berkomunikasi satu sama lain. (*/JM)








