SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri secara virtual acara entry meeting bersama pemeriksaan pendahuluan kinerja dan Dana Tak Terduga (DTT) Penanganan Covid-19 di Manado, Jumat (11/9/2020).
Entry meeting dihadiri Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi, Sekdaprov Edwin Silangen dan para bupati dan walikota se-Sulut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly memberikan apresiasi kegiatan entry meeting sebagai instrumen yang baik bagi kesinambungan langkah dalam mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Sulut.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kegiatan ini boleh berlangsung secara virtual dalam rangka kegiatan pengawasan BPK Perwakilan Provinsi Sulut untuk penggunaan dana Covid-19 ini. Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan sesuai aturan-aturan yang ada betul-betul dapat dipahami oleh semua kita dan langsung diawasi oleh BPK Perwakilan Provinsi Sulut,” kata Gubernur Olly.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan: Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Gubernur Olly juga mensyukuri kebersamaan semua pihak dan seluruh masyarakat Sulut dalam mendukung penanganan Covid-19 di Sulut.
“Saya sangat bersyukur karena apapun keadaan di Sulut ini kita semua bisa bersatu, tetap solid dalam rangka penanganan Covid-19 ini dengan segala resiko yang harus kita hadapi,” ujarnya.
Menurutnya, kesolidan pemerintah dan masyarakat seperti pada sektor pertanian yang terbukti mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19.
“Banyak hal yang saya rasa menjadi manfaat bagi kita semua khususnya di era pandemi Covid-19 ini, karena seluruh masyarakat dan pemerintah mau turun ke tengah-tengah masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh hasil pertanian sangat tinggi dimasa pandemi Covid 19 sekarang ini,” ungkap Gubernur Olly.
“Mudah-mudahan setelah pandemi covid-19 ini berlalu pertumbuhan ekonomi kita akan bertumbuh besar, karena kegiatan-kegiatan penunjang utama dari hasil pertanian provinsi sulut akan menjadi dukungan penuh bagi kita dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Masyarakat sulawesi utara berharap dengan kuat dan ketahanan pangan kita kuat kita pasti bisa menghadapi seluruh persoalan Covid-19 ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulut Karyadi menyampaikan bahwa lingkup pemeriksaan kepatuhan pendahuluan mencakup kegiatan penanganan Covid-19 yang berasal dari dana APBD, APBN, BUMN, BUMD dan sumbangan dari pihak ketiga pada Tahun Anggaran 2020.
Pemeriksaan pendahuluan kinerja penanganan Covid-19 meliputi pemeriksaan atas kegiatan testing, tracing, treatment serta edukasi dan sosialisasi kepada pemerintah daerah. (*/JM)








