Sulut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulut Praseno Hadi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Bidang Kebudayaan Tahun 2021 di Manado, Selasa (9/3/2021).
Pada kesempatan itu, Asisten 2 Praseno Hadi menyampaikan sambutan Gubernur Sulut yang mengatakan bahwa Sulut telah menjadi etalase bangsa dari kebhinnekaan, cerminan dari kesatuan dan salah satu tempat yang memamerkan kedinamisan budaya dengan berbagai kearifan lokalnya.
Keindahan alam berpadu secara atraktif dengan kehidupan masyarakatnya yang sangat terbuka, demokratis dan egaliter.
“Ini merupakan citra positif yang memberikan peluang bagi Sulawesi Utara untuk mengemas berbagai keunggulannya, menjadi tumpuan kekuatan pembangunan, di masa sekarang dan masa depan,” katanya.
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
- Supit Mengaku Masih Ketua Nasdem Bitung, Ketua KPU Sebut di Sipol Masih Belum Ada Perubahan
Menurutnya, dengan identitas natural, kultur dan historis yang menjanjikan itu, maka menjadi keniscayaan bagi segenap elemen bangsa di daerah ini, untuk selalu bersyukur dan mampu memaknai nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam budaya tradisional, bahkan menjadi kebajikan sosial yang menopang, serta memberi jiwa dan warna pada kehidupan di Sulut.
“Kita sebagai komponen pembangunan di bidang kebudayaan di era sekarang, dituntut mampu melestarikan budaya tidak hanya terfokus pada bentuk benda, melainkan juga pada masyarakat. Disamping itu, senantiasa mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan strategis, bahwa kebudayaan merupakan suatu investasi kita dalam membangun daerah, bangsa dan negara,” ujarnya.
“Dalam kerangka demikian, maka kita semua diharapkan akan terus mampu berada dalam kesatuan visi, sikap, dan memperkuat komitmen untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Sulawesi Utara sebagai wujud nyata pemantapan eksistensi budaya nusantara Indonesia,” lanjutnya.
Lebih jauh, masih dalam sambutan, Asisten 2 mengajak semua pihak tetap bersinergi mendukung program-program dan agenda kerja Pemprov Sulut menjadikan kebudayaan daerah sebagai kekuatan dalam pembangunan Sulut, agar Sulut menjadi daerah yang berkepribadian dalam budaya, menjadi daerah yang semakin maju dan semakin sejahtera. (*/JM)






