Gorontalo-Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan sikapnya untuk tetap tenang dan fokus pada penyelesaian masalah di tengah dinamika dan riuhnya informasi di media sosial yang belakangan menyeret nama dirinya maupun Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Kuliah Subuh dan bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (20/4/2025).
“Beberapa hari ini, di tengah hiruk pikuk dinamika media sosial di Gorontalo, banyak informasi dan pernyataan yang berkaitan dengan pemprov maupun pribadi saya. Tapi saya sudah memasang niat dari awal untuk menghadapi hal-hal seperti ini dengan sabar,” ujar Gusnar.
Gubernur Gusnar mengaku membaca berbagai komentar dan narasi yang berkembang di media sosial, namun memilih untuk tidak menanggapi secara emosional. Ia menegaskan bahwa fokus utama dirinya sebagai pemimpin adalah memberikan solusi, bukan terjebak dalam polemik.
- Sabu Seberat 228,8 Gram di Sita, Satresbarkoba Polres Morut Ringkus Terduga Pelaku Narkoba di Mamosalato
- Meningkatkan Jejaring Konektivitas, Pemprov Sulut Bersama Pemprov Jatim Gelar Kegiatan Misi Dagang Dan Investasi
- Kerjasama Sejumlah Perusahaan, Jalan Trans Berlubang di Dusun 5 Desa Bunta di Perbaiki
“Saya hadir di Gorontalo membawa solusi, bukan pertengkaran. Itu yang paling penting. Di level kita sekarang, masyarakat menunggu solusi, bukan drama,” tegasnya.
Selebihnya, Gusnar menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan lebih mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan daerah. Ia berharap setiap dinamika yang muncul dapat dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas, bukan memperlebar jarak. (***Has)








