Gorontalo-Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan sikapnya untuk tetap tenang dan fokus pada penyelesaian masalah di tengah dinamika dan riuhnya informasi di media sosial yang belakangan menyeret nama dirinya maupun Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Kuliah Subuh dan bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (20/4/2025).
“Beberapa hari ini, di tengah hiruk pikuk dinamika media sosial di Gorontalo, banyak informasi dan pernyataan yang berkaitan dengan pemprov maupun pribadi saya. Tapi saya sudah memasang niat dari awal untuk menghadapi hal-hal seperti ini dengan sabar,” ujar Gusnar.
Gubernur Gusnar mengaku membaca berbagai komentar dan narasi yang berkembang di media sosial, namun memilih untuk tidak menanggapi secara emosional. Ia menegaskan bahwa fokus utama dirinya sebagai pemimpin adalah memberikan solusi, bukan terjebak dalam polemik.
- Wali Kota Tomohon Temui Kepala BPOM RI, Bahas Dukungan untuk TIFF 2026 dan Usulan Pembangunan Laboratorium BPOM
- Diduga Langgar Kesepakatan, Warga Tanjung Merah Bakar PT Futai, Polisi Pasang Police Line
- Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah
“Saya hadir di Gorontalo membawa solusi, bukan pertengkaran. Itu yang paling penting. Di level kita sekarang, masyarakat menunggu solusi, bukan drama,” tegasnya.
Selebihnya, Gusnar menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan lebih mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan daerah. Ia berharap setiap dinamika yang muncul dapat dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas, bukan memperlebar jarak. (***Has)








