Minut-Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam menjamin layanan kesehatan bagi seluruh lapis masyarakat kembali dibuktikan secara nyata.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., merespon cepat (gercep) kendala kepesertaan BPJS Kesehatan yang dialami oleh Marven Lengkong, warga Airmadidi.
Marven yang saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Walanda Maramis sempat terkendala akibat status kepesertaan jaminan kesahatannya yang tidak aktif.
Mendapat informasi tersebut, Bupati Joune Ganda langsung menginstruksikan instansi teknis dan pihak rumah sakit untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan tanpa terhambat urusan administratif.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Mendapat atensi langsung dari Bupati Joune Ganda, Proses aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Marven kini telah dirampungkan oleh pihak RSUD dan statusnya dipastikan aktif kembali, sehingga seluruh biaya perawatan medis dapat dijamin oleh negara.
Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga Minahasa Utara merupakan prioritas utama yang tidak boleh tertunda oleh birokrasi.
Langkah cepat ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta di Minahasa Utara.
”Sektor kesehatan adalah pelayanan dasar yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada warga Minahasa Utara yang terlantar atau kesulitan mengakses fasilitas medis hanya karena masalah administrasi kepesertaan jaminan kesehatan,” ujar Joune Ganda, Jumat (14/8/2026).
Melalui program jaminan kesehatan daerah yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Minahasa Utara terus menggenjot perlindungan sosial di bidang kesehatan.
Langkah proaktif ini sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang menjamin hak dasar warganya untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak, sejalan dengan predikat UHC yang terus dipertahankan.
Aksi tanggap Bupati Minahasa Utara ini mendapat apresiasi dari pihak keluarga pasien dan warga setempat, yang menilai kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat saat berada dalam situasi kritis. ***





