Manado – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut Asiano Gamy Kawatu didampingi Asisten I Setdaprov Danny Mangala serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Evans Steven Liow membuka secara resmi Bintek Pelatihan Pengelolaan Situs Web North Sulawesi Healt Tourism, diikuti utusan 9 rumah sakit peserta NSHT. Selasa (25/01/2022).
NSHT sudah dibuat oleh Dinas Kominfo Pemprov Sulut. Tim Kadis Liouw langsung mengadakan trial pengelolaan website ke para peserta.
Sebelumnya, Ketua NSHT yang juga Dirut RSUP Dr Kandouw DR Dr Jemmy Panelewen membawakan materi tentang highlight program NSHT.
Sekdaprov Kawatu menegaskan, program NSHT merupakan bagian dari program Pemprop Sulut yang digagas Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Kita akan wujudkan Sulut sebagai destinasi wisata kesehatan di Indonesia,” kata Kawatu.
Wisata Kesehatan adalah kegiatan perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini adalah juga salah satu penggerak perekonomian yang penting.
Pandemi SARS tahun 2002-2003 dan Pandemi Influenza H1N1 tahun 2009 telah menghambat perdagangan dan pariwisata di berbagai negara terjangkit yang menyebabkan kerugian jutaan dolar. Oleh karena itu keberhasilan pembangunan kesehatan sangat menentukan pembangunan kepariwisataan.
Kebijakan wisata kesehatan mencakup dua aspek, yaitu aspek medical tourism dan aspek wellness tourism. Medical Tourism adalah perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sedangkan Wellness Tourism adalah perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan pendekatan holistik untuk pemeliharaan kesehatan dan bersifat promotif–preventif. (*/J.Mo)






