Gaji Tak Dibayarkan, Suami Istri Lapor Pengelola Aula St. Josep Manado ke Polisi

Ilustrasi

Manado – Perempuan bernama Luciana Maria Umboh (58), Warga Desa Pineleng Jaga ll, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, terpaksa mendatangi Polresta Manado. Dihadapan petugas korban yang di ketahui karyawan Aula St Josep Manado, melaporkan pengelola Aula St Josep Manado yakni lelaki berinisial FJ alias Fietje Cs. Karena diduga gaji mereka tidak di bayarkan selama satu Tahun lebih.

Kejadian tersebut itu terjadi sejak Bulan April 2020 sampai dengan Bulan Juli 2021 di Kelurahan Sario Tumpaan, Kecamatan Sario. Namun baru di laporkan Selasa (12/10) kemarin.

Menurut informasi yang dirangkum, awalnya pelapor dan suami pelapor yakni lelaki Agus Rau, selaku karyawan di Aula St. Josep Manado, merasa keberatan karena sejak bulan April 2020 sampai dengan bulan Juni 2020 gaji mereka berdua dibayarkan oleh pihak terlapor tidak sesuai dengan upah minimu provinsi (UMP), sehingga ada selisih gaji yang belum dibayarkan oleh pihak Terlapor kepada kedua korban yaitu sebesar Rp 5.900.000 juta dikali dua, kemudian Terlapor juga belum membayar sama sekali gaji pelapor selama satu tahun yang terhitung bulan Juli 2020 sampai dengan bulan Juli 2021 sebesar Rp 31.800.000 Juta.

Sedangkan suami pelapor yang juga bekerja di tempat yang sama dengan pelapor, gajinya pun selama satu tahun-Juli 2020 sampai dengan juli 2021-belum juga dibayarkan oleh pihak Aula St. Josep Manado. Sementara pihak penanggung jawab manajemen Aula St Josep Manado. Lelaki SSK alias Stenly dan pengelola lelaki FJ alias Fietje tidak mau bertanggung jawab.

Akibat kejadian tersebut pelapor dan suaminya mengalami kerugian matarial sebesar Rp 75.400.000 juta.

Diketahui sebelumnya korban sudah melaporkan kejadian tersebut itu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi sulawesi utara namun dari pihak terlapor tidak ada etikad baik.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin SHut SIK, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. ” laporan tersebut sudah kami terima dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan penyidik. “Jelas Arifin. (Dwi)

Related posts