Tahuna – Kejaksaan Negeri Tahuna bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan komunitas Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Cabang Sangihe, gelar event skala internasional,bertajuk Sangihe underwater Photography Competition 2022.
Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe yang mau mengangkat potensi pariwisata bawah laut alam di Sangihe.
“Terima kasih kepada pak Kejari yang sudah mau peduli akan potensi keindahan alam sangihe melalui kegiatan Underwater Photography Competition tahun 2022” Ucapnya.
Ketua POSSI Cabang Sangihe dr.Handry Pasandaran mengatakan, melalui ivent Sangihe Underwater Photography Competition tahun 2022, merupakan satu terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kabupaten Sangihe.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
“Kita tau bersama ,daerah kabupaten kepulauan Sangihe, adalah kabupaten kepulauan yang salah satu destinasi yang diandalkan adalah wisata bahari ” ungkap Pasandaran.
Lanjut menurut Pasandaran ivent yang dilaksanakan ini ,dalam rangka mempromosikan potensi dan keindahan wisata bahari ,khususnya wisata bawah laut, sehingga POSSI dan Kejaksaan Negeri Tahuna melaksanakan event tingkat nasional dan jurinya bertaraf internasioanl .
Harapan Handry Pasandaran kedepannya agar sekiranya menjadi agenda pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe secara berkelanjutan, ada upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan melalui aksi promosi seperti ini.
Kepala Kejaksaan Kepulauan Sangihe Eri Yudianto SH mengatakan, Sangihe Underwater Competition Photography 2022 menjadi awal dari upaya mempromosikan daerah.
“Yang Pertama adalah untuk menyalurkan bakat anak-anak lokal, yang kedua lebih mempromosikan sumber daya alam terutama di sektor bahari ke dunia nasional ,maupun internasional disektor wisata ” tutur Yudianto.
Menurut Yudianto, Kejaksaan Negeri Tahuna akan sangat bersyukur apabilah Pemerintah Daerah menjadikan iven ini sebagai agenda setiap tahun.
Iven ini memperebutkan hadiah Rp. 270.000.000, pastinya diikuti peserta dari Perovinsi Bali , Daerah istimewa Yokyakarta ,Kota madya Surabaya , kota Manado dan kota Gorontalo. (Yoss)








