Tahuna – Kejaksaan Negeri Tahuna bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan komunitas Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Cabang Sangihe, gelar event skala internasional,bertajuk Sangihe underwater Photography Competition 2022.
Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe yang mau mengangkat potensi pariwisata bawah laut alam di Sangihe.
“Terima kasih kepada pak Kejari yang sudah mau peduli akan potensi keindahan alam sangihe melalui kegiatan Underwater Photography Competition tahun 2022” Ucapnya.
Ketua POSSI Cabang Sangihe dr.Handry Pasandaran mengatakan, melalui ivent Sangihe Underwater Photography Competition tahun 2022, merupakan satu terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kabupaten Sangihe.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Kita tau bersama ,daerah kabupaten kepulauan Sangihe, adalah kabupaten kepulauan yang salah satu destinasi yang diandalkan adalah wisata bahari ” ungkap Pasandaran.
Lanjut menurut Pasandaran ivent yang dilaksanakan ini ,dalam rangka mempromosikan potensi dan keindahan wisata bahari ,khususnya wisata bawah laut, sehingga POSSI dan Kejaksaan Negeri Tahuna melaksanakan event tingkat nasional dan jurinya bertaraf internasioanl .
Harapan Handry Pasandaran kedepannya agar sekiranya menjadi agenda pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe secara berkelanjutan, ada upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan melalui aksi promosi seperti ini.
Kepala Kejaksaan Kepulauan Sangihe Eri Yudianto SH mengatakan, Sangihe Underwater Competition Photography 2022 menjadi awal dari upaya mempromosikan daerah.
“Yang Pertama adalah untuk menyalurkan bakat anak-anak lokal, yang kedua lebih mempromosikan sumber daya alam terutama di sektor bahari ke dunia nasional ,maupun internasional disektor wisata ” tutur Yudianto.
Menurut Yudianto, Kejaksaan Negeri Tahuna akan sangat bersyukur apabilah Pemerintah Daerah menjadikan iven ini sebagai agenda setiap tahun.
Iven ini memperebutkan hadiah Rp. 270.000.000, pastinya diikuti peserta dari Perovinsi Bali , Daerah istimewa Yokyakarta ,Kota madya Surabaya , kota Manado dan kota Gorontalo. (Yoss)








