Morut – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Morowali Utara, akan mengalokasikan bantuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 24 Milyar, untuk membangun 24 Pustu dan Poskesdes di 10 wilayah Kecamatan yang ada di Morut tahun 2022 ini. Pernyataan tersebut, disampaikan Kadinkesda Morut, Alno Berniat Sanampe, SKM, di kantornya, Rabu (22/6/2022).
Alno Berniat, menjelaskan, pembangunan Pustu dan Poskesdes tersebut, dilakukan bertujuan untuk mendekatkan aksebilitas dan keterjangkauan mutu pelayanan Kesehatan yang ada di wilayah terpencil. Kata dia, saat ini sebagian besar Puskesmas yang di bangunan terletak di wilayah Kecamatan, sehingga menyebabkan keterjangkauan bagi orang sakit untuk datang berobat sangat jauh jaraknya.
“Kami berharap, dengan ketersediaan bangunan Pustu dan Poskesdes yang memadai nantinya, rentang kendali pelayanan Kesehatan, akan semakin terjangkau, karena aksesnya sudah semakin dekat. Khusus untuk Pustu, kedepannya kami juga akan berupaya, untuk bisa menempatkan satu orang dokter ditempat tersebut, agar pelayanan Kesehatan bisa semakin baik dan kompoten, ” jelas, Alno Berniat.
Alno Berniat, mengatakan, pembangunan Pustu dan Poskesdes ini juga, merupakan salah upaya konkrit yang dilakukan Dinkesda Morut, untuk mendukung penuh pencapaian Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Morut, dalam mewujudkan Morut, yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera ( SCS).
- 5 Fraksi Sampaikan Pendapat Akhir, DPRD Bitung Sahkan Penyertaan Modal 60 Miliar Ke Perumda Air Duasudara
- Bupati Delis Akan Lantik 36 Kades Terpilih, Ini Daftar Selengkapnya
- Wujudkan Mimpi, Nyalakan Harapan: PLN UP3 Luwuk Hadirkan Terang Melalui Program Light Up The Dream di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026
“Pada prinsipnya pembangunan Pustu dan Poskesdes yang kita fokuskan disejumlah daerah terpencil nantinya, merupakan komitmen penuh Dinkesda Morut, dalam mewujudkan, Morut yang SCS, ” tandas Orang nomor satu di Dinkesda Morut itu. ( NAL)







