Solar “Langkah” di SPBU Kapitu dan Tumpaan, Sopir Menjerit

Minsel – Antrean pengendara yang hendak membeli bahan bakar minyak jenis (BBM) solar masih terjadi di kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (23/06/22).

Antrian panjang ini sangat berdampak pada masyarakat khususnya para supir. Karena sudah beberapa hari ini SPBU yang berada di desa Kapitu dan desa Tumpaan terjadi antrian panjang,sehingga mengakibatkan kelangkaan BBM berjenis solar.

Terpantau sejak beberapa hari dalam Minggu berjalan ini, antrian panjang kembali terjadi di kompleks SPBU tumpaan dan kapitu setiap pagi hingga jelang siang hari. Ini di karenakan SPBU Amurang tidak lagi menjual BBM berjenis solar. Karena menurut para sopir truk dan masyarakat setempat, di SPBU Amurang sudah hampir seminggu tidak ada penjualan solar.

Keluhan dari berbagai elemen masyarakat khususnya para sopir yang berada di kabupaten Minahasa Selatan maupun para pelintas yang hendak mengisi BBM berjenis solar. Mereka mulai merasakan susahnya mendapatkan solar. Sampai rela antrian panjang mulai terlihat di dua SPBU yang berada di kabupaten Minahasa Selatan yaitu SPBU Tumpaan dan Kapitu.

Rivan,salah satu sopir saat di wawancarai mengatakan, bahwa sudah se Minggu ini kami sangat kesulitan mendapatkan solar. Apalagi saat ini antrian di SPBU Tumpaan sangat panjang.

“Antrian panjang di dua SPBU Tumpaan dan Kapitu di akibatkan karena SPBU Amurang tidak ada penjualan solar,dan kami saat ini sangat sulit mendapatkannya. Seandainya SPBU Amurang menjual BBM berjenis solar, Kami sudah tidak akan kesulitan lagi untuk mendapatkannya. Karena antrian sudah terbagi di tiga SPBU yang berada di kabupaten Minahasa Selatan” ucap Rivan.

Senada dengan itu juga,para komunikasi sopir truk ekspedisi jalur trans Sulawesi juga berharap jika SPBU Amurang di buka kembali, supaya tidak akan terjadi antrian yang panjang dii SPBU yang lain. (*/QQ)

Related posts