Jakarta-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menyampaikan rencana penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di 12 provinsi sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi lanjutan Tim Terpadu Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, belum lama ini.
Penetapan LSD ini menjadi bagian dari kebijakan pengendalian alih fungsi lahan sawah yang kini menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Pada tahap ini, pemerintah menargetkan penetapan delineasi atau peta LSD di 12 provinsi yang mencakup wilayah-wilayah lumbung padi nasional.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap perlindungan terhadap lahan sawah strategis dapat semakin diperkuat sehingga mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.(Hms ATR/BPN/NAL)
- Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah, Kantah ATR/BPN Morut Hadiri Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Proyek Pelebaran Jalan Korololama-Kolonodale-Yos Sudarso
- Kantah ATR/BPN Morut Hadiri PS Atas Objek Tanah, Yang Sedang Dalam Proses Sengketa
- Peduli Lingkungan Sekaligus Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran








