Manado – Kinerja Tim khusus (Timsus) Maleo Polda Sulawesi Utara (Sulut) patut diberi apresiasi. Pasalnya, mereka berhasil menangkap komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian barang elektronik (Curanik). Tiga pelaku berinisial OM alias Ofan (16), PR alias Atis (24), kedua warga Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea dan RK alias Riki (29), warga Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, berhasil diringkus di salah satu rumah di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Rabu (22/7/20) sekitar 02.20 Wita.
Penangkapan itu bermula dari Laporan Polisi Nomor : LP/823/V/2020/SULUT/RESTA MDO dan LP/1213/VII/2020/SULUT/RESTA MDO. Dimana dua laporan itu merupakan kasus curanmor dan curanik. Mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku di Kelurahan Pakowa. Tim segera mengamankan para pelaku. Kemudian Tim melakukan interogasi, setelah di interogasi pelaku mengaku bahwa handphone dan motor merupakan curian dari beberapa tempat di Kota Manado.
Saat Tim melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, sehingga tim memberikan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki pelaku Atis dan Riki.
“Pelaku sudah melakukan aksi curanmor di beberapa tempat yang berbeda. Pelaku juga merupakan residivis pada kasus curas,” ujar Kanit II Timsus Maleo Ipda Firman Rinaldi, Kamis (23/7/20) kemarin.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan SH SIK MH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Pelaku sudah diamankan Tim Maleo dan diserahkan ke Polresta Manado. Barang bukti yang diserahkan berupa 2 unit handphone dan motor Honda Beat untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkas Aruan. (Dwi)






