Tomohon – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota Tomohon menggelar dialog dengan wartawan cetak maupun elektronik, bertempat di Hotel Wise Tomohon, Rabu (4/12/2019).
Kepala Diskominfo Kota Tomohon Jusak ST Pandeirot SPd, MM, mengatakan, Diskominfo dan media massa harus bersama-sama membangun Kota Tomohon, sehingga dapat dimaknai bahwa media massa yang didalamnya wartawan adalah milik semua masyarakat dan harus dekat dengan siapapun juga tanpa memandang status sosial seseorang.
“Dalam berbagai situasi, kondisi, wartawan harus mampu menempatkan diri dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai permasalahan terkait dengan tuntutan dari berbagai informasi yang berkembang saat ini,” kata Pandeirot yang didampingi Sekretaris Dinas Noldy Senduk SE.
Namun demikian, ia menegaskan, informasi yang disampaikan adalah yang benar, serta mendidik bagi warga masyarakat.
- Gubernur Yulius Selvanus: Ekonomi Sulut Tumbuh 5,42 Persen, DBH Rp114 Miliar Disalurkan
- Pemkab Minut Salurkan Bantuan RTLH, Swadaya Warga Jadi Kunci
- Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Ke-62 Provinsi Sulut, Gubernur Yulius Beberkan Pencapaian Keberhasilan Sulut Dibidang Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan
“Saat ini media massa yang ada di Kota Tomohon memiliki hubungan sangat baik dengan pemerintah dalam hal penyelenggaraan pemerintahan,” bebernya.
Pada kesempatan itu, Ardy Kalumata yang tampil sebagai narasumber memberi materi terkait cara penyajian berita yang harus sesuai dengan Kode Etik Jurnalis dengan tetap berada dalam bingkai Undang Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.
Para wartawan yang hadir, terpantau adalah wartawan Biro Kota Tomohon, sementara Jusak Pandeirot menghadirkan pegawai jajaran Diskominfo. (Oma)





