Minahasa – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa tetap komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Asalkan dokumen persyaratan yang diajukan lengkap.
“Selama dokumen lengkap akan langsung diproses sesuai protap yang berlaku. Jika ada pelayanan yang terlambat, bearti masalah dokumen tidak lengkap dan jaringan,” kata
Dikatakannya juga bahwa dalam rangka mumutus rantai Covid-19, Disdukcapil mengambil beberapa langkah. Seperti pelayanan dibatasi dengan nomor antrian, lewat medsos WA dan Facebook.
Selanjutnya KTP elektronik yang sudah tercetak, dibawa langsung ke Pemerintah Desa dilanjutkan kepada yang bersangkutan. Serta perekaman langsung di desa, ternyata masih banyak yang belum melakukan.
- PLN UP3 Manado Gelar Program “PLN Goes to School”, Edukasi Siswa tentang Bahaya Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan
- Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Sulut, Gubernur Yulius Minta Warga Pesisir Tetap Wasapada
- 11 Pasang Pengantin Ikuti Pernikahan Massal di Pangolombian, Wali Kota Tomohon Serahkan Dokumen Kependudukan
“Mulai saat ini masyarakat tidak ada yang masuk ruangan dengan cara pembagian loket untuk pemasukan dan pengambilan dokumen. Kecuali akan merekam KTP-el baru bisa masuk di kantor, itupun dibatasi dengan nomor antrian,” jelas Rumate.
Ditambahkan Rumate, Jika ada masalah dalam pelayanan mungkin hanya miskomunikasi karena banyak masyarakat yang belum paham masalah dokumen kependudukan.
“Karena kami tidak asal-asal menerbitkan. Makanya datanya harus benar sesuai dengan keadaan, karena jika salah maka di kemudian hari akan bermasalah,” Tutupnya. (Ronny)






