Minahasa – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Dr. Oliviane Rattu, M. Si menghimbau masyarakat waspada terhadap gigitan anjing karena mengakibatkan Rabies,karena kasus gigitan anjing rabies hingga bulan September tercatat 600 kasus.
”Masyarakat diminta waspada apalagi yang memelihara/ berternak mengingat jumlah kasus tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah sebelumnya, jumlah mendapat vaksinasi rabies yakni 382 walaupun itu tidak semua terinfeksi,” Ucap Rattu.
Lanjut Rattu menyampaikan dikarenakan anjing tersebut tidak di pelihara dengan benar sehingga bisa menggigit, karena kurang dikasih makan juga tidak disuntik vaksin.
“Tentunya untuk melakukan tindakan pertolongan pertama harus dilakukan terlebih dahulu mencuci luka gigitan anjing dengan air mengalir menggunakan sabun berulang – ulang sampai air liurnya hilang.
Virus tersebut berada dalam mulutnya yaitu air liur.” Jelas Rattu.
- Disaksikan Wagub, Pemkot Bitung Dan Kanwil Kemenkum Sulut Sepakat Perkuat Sinergi Hukum, Pendidikan, Dan Penyelesaian Status Kewarganegaraan
- Pemkot Kotamobagu Pastikan Penyaluran BBM di SPBU Berlangsung Aman dan Lancar
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pentahbisan Menara Gereja Dan HUT Ke-141 Jemaat GMIM Imanuel Sondaken
“Bilamana gigitan mengakibatkan luka robek, baiknya langsung datangi Puskesmas terdekat atau datang langsung di IGD.” Tambah Rattu.
Lebih lanjut Rattu menyampaikan ketersediaan Obat vaksin Anti rabies tersedia juga di Dinas Kesehatan, Puskesmas Walantakan, Puskesmas Tompaso, Puskesmas Sonder, Puskesmas Lolah, Puskesmas Pineleng,” Tutupnya.(Ronny).





