Minahasa – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Dr. Oliviane Rattu, M. Si menghimbau masyarakat waspada terhadap gigitan anjing karena mengakibatkan Rabies,karena kasus gigitan anjing rabies hingga bulan September tercatat 600 kasus.
”Masyarakat diminta waspada apalagi yang memelihara/ berternak mengingat jumlah kasus tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah sebelumnya, jumlah mendapat vaksinasi rabies yakni 382 walaupun itu tidak semua terinfeksi,” Ucap Rattu.
Lanjut Rattu menyampaikan dikarenakan anjing tersebut tidak di pelihara dengan benar sehingga bisa menggigit, karena kurang dikasih makan juga tidak disuntik vaksin.
“Tentunya untuk melakukan tindakan pertolongan pertama harus dilakukan terlebih dahulu mencuci luka gigitan anjing dengan air mengalir menggunakan sabun berulang – ulang sampai air liurnya hilang.
Virus tersebut berada dalam mulutnya yaitu air liur.” Jelas Rattu.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Bilamana gigitan mengakibatkan luka robek, baiknya langsung datangi Puskesmas terdekat atau datang langsung di IGD.” Tambah Rattu.
Lebih lanjut Rattu menyampaikan ketersediaan Obat vaksin Anti rabies tersedia juga di Dinas Kesehatan, Puskesmas Walantakan, Puskesmas Tompaso, Puskesmas Sonder, Puskesmas Lolah, Puskesmas Pineleng,” Tutupnya.(Ronny).






