Tondano – Pemkab Minahasa melalui Dinas Pariwisata menggelar kegiatan konsultasi publik dalam rangka review kajian naskah akademis, materi tekhnis, rencana induk Kepariwisataan Kabupaten Minahasa tahun 2019. Bertempat di ruang rapat Bapeda,Jumat (13/12/2019).
Kegiatan tersebut dihadiri Kadis Pariwisata Teddy Sumual, Kepala Bapelitbangda Philep Siwi, Staf Khusus Pemkab Bidang Pariwisata Melly Pungus, dengan Narasumber Prof. DR. Charles Kepel, DEA, DR. Vicky Masinambow,jajaran SKPD Minahasa, para Akademisi, Pemerhati Kebudayaan, Hukum Tua dan para Pengusaha.
Kadis Pariwisata Minahasa Tedy Sumual menyampaikan upaya pengembangan sektor pariwisata terus ditindak lanjuti, tentunya melalui melalui review kajian naskah akademis, materi teknis rencana induk pariwisata Pemkab Minahasa yang sesuai program Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.
Lanjutnya di katakan bahwa untuk beberapa tahun kedepan, fokus pengembangan sektor pariwisata akan difokuskan pada Danau Tondano, Pantai Utara Minahasa dan Selatan Minahasa serta Pasar Hutan Ranolewo. Dan khusus untuk Pasar Huta Ranolewo sudah masuk untuk dikembangkan.
- Kunker di Polsek Petasia, Kapolda Nasri Serahkan Bansos Ke Sejumlah Masyarakat Kurang Mampu
- Kodim 1311/Morowali Raih Juara I Lomba Karya Jurnalistik, TMMD Ke-129 TA 2026 Kategori Dansatgas Terbaik
- Matangkan Persiapan Paripurna Dalam Rangka HUT Provinsi Ke-62, Setwan Niklas Silangen Gelar Rapat Internal Bersama Panpel
“Danau Tondano masuk dalam fokus utama pengembangan, presiden jokowi melalui kementrian sebagaimana telah kita ketahui bersama,” ucap Sumual.
Ditambahkannya, saat ini pihaknya mengharapkan dukungan peran serta masyarakat Kabupaten Minahasa khususnya yang masuk dalam sasaran pengembangan untuk lebih meningkatkan kesadaran serta kepedulian dalam pelestarian lingkungan dan upaya untuk menciptakan suasana yang kondusif.
“Rencana besar ini harus didukung oleh aksi-aksi sederhana sebagaimana disebutkan diatas. Kesimpulannya, segala sesuatu yang berkaitan, baik langsung maupun tidak langsung harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya. (Rommy Rantung)





