Manado – Percepatan pembangunan digitalisasi menjadi tekad pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw (OD-SK).
Menindaklanjuti itu, Pemprov Sulut melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (KIPS) menghadirkan tiga layanan program PDIP Sulut Hebat.
Tiga layanan tersebut, yakni pertama, Pembangunan Digitalisasi Informasi Pemerintahan (PDIP) yang mencakup sinergitas, integrasi layanan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa kelurahan.
Kedua, Pembangunan Digitalisasi Informasi Pedesaan (PDIP) yang mencakup sinergitas, integrasi layanan pemerintah desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Ketiga, Pembangunan Digitaliasi Informasi Perkotaan (PDIP) yang mencakup sinergitas, integrasi layanan pemerintah kelurahan, kecamatan dan provinsi.
“Dengan Program PDIP Sulut Hebat masyarakat akan dapat melayani teknologi digitalisasi yang didukung 5 kebutuhan pelayanan masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Sulut, Steven Liow.
Ia menjelaskan, lima kebutuhan pelayanan masyarakat yakni pertama, sebagai media informatif. Kedua, media interaktif. Ketiga, media transaksi. Keempat, media transformatif dan kelima, media sinkronisasi kebijakan.
Adapun tujuan program PDIP Sulut Hebat melingkupi sinergitas, integrasi layanan Pemprov Sulut, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
“Ini juga dalam rangka menyukseskan Konferensi G20, IYD (Organisasi Indonesia Youth Diplomacy) akan mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Y20 yang akan diselenggarakan pada 17 sampai 24 Juli 2022 mendatang,” ungkap birokrat andal Pemprov Sulut ini.(*/J.Mo)






