Sulut – Gubernur Suawesi Utara Olly Dondokambey SE, bersama Wakil Gubernur Drs Steven O.E Kandouw (ODSK) dalam Kepemimpinan memasuki Semester I Periode kedua, walaupun sangat terbatas akibat pandemi covid 19 spirit juangnya dalam menjalankan Program unggulan tetap bergairah dan salah satu misi dalam pencapaian yang sangat memuaskan dengan Penguatan ekonomi salah satu nya bertumpu pada industri Pertanian.

Di mana nilai ekspor komoditas pada triwulan pertama 2021 mencapai Rp 1,3 triliun, yang pencapaiannya meningkat 170% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yang hanya Rp 500 miliar.
Potensi besar yang dimiliki Sulut saat ini pengembangan tanaman jagung, yang dikembangkan melalui program perbenihan terus di genjot dalam menjawab kebutuhan di daerah Sulawesi Utara maupun sekitarnya.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN

Pesan Gubernur Olly Dondokambey, Kita boleh saja mengembangkan komoditas lain tapi jangan lupakan “Jagung” bahwa jagung selalu menjadi “primadona” usaha pertanian rakyat Sulawesi Utara.
Terbukti membuahkan hasil yang pencapaiannya sangatlah membanggakan.

Menurut Kadis Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulut Ir. Novly Wowiling, indikasi keberhasilan lainnya seperti jumlah sertifikat Karantina triwulan I 2021 naik sebesar 79 % periode yang sama 2020 hanya 7.163 sertifikat.
“Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan perdagangan produk pertanian di Sulut baik domestik maupun ekspor,” ujarnya.
Tahun 2021 Semester I Triwulan 1 dapat digambarkan bahwa sektor Pertanian di masa Pandemi Covid-19 tetap memberikan kontribusi yang positif, antara lain capaian,

Produksi Padi, Produksi Jagung (Pipilan Kering), Produksi Kedelai (Pipilan Kering), Produksi Komoditi Hortikultura, Cabe Besar, Tomat, Bawang Merah.
Dilihat dari struktur PDRB dan pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha yaitu struktur PDRB di Sulawesi Utara sektor Pertanian menempati urutan pertama dengan nilai pertumbuhan 21,7 %.
(Advetorial Diskominfo Sulut)






