Redaksisulut.com-Oknum ASN diduga terlibat Peti Rata Olang Bolsel yang sebabkan 1 orang penambang meninggal dunia mangkir dari panggilan BKPP Kabupaten Bolaang Mongondow.
ASN bernama (LM) alias Lin (35) dipanggil BKPP Bolmong karena diduga kuat terlibat aktivitas Peti dilokasi rata ulang Bolsel
LM merupakan adik kandung dari HM alias Tumbe terduga pemilik lubang maut di lokasi Rata Olang Bolsel yang menyebabkan meninggalnya salah satu pekerja tambang warga Imandi Bolmong.
LM sendiri kepada awak media mengaku bahwa benar dirinya terlibat aktivitas PETI di Rata Olang Bolsel namun sempat merugi karena saat ini lokasi tersebut sudah longsor padahal mesin dan peralatan lainnya berada di lubang maut tersebut.
Pada pemberitaan sebelumnya, Kepada Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan (BKPP) Bolmong Drs Umarudin Amba dengan tegas mengatakan akan segera menindak tegas Oknum ASN yang terlibat pertambangan tanpa ijin.
“Saya akan memanggil yang bersangkutan untuk di mintai keterangan terkait dugaan keterlibatannya ikut beraktivitas di Lokasi PETI Bolsel. Rencananya Senin 15 Juli hari ini,LM kami panggil tetapi karena yang bersangkutan mengikuti kegiatan kedinasan sehingga kami tunda Selasa 16 Juli 2024 besok yang bersangkutan menghadap, ” Ungkap Umarudin.
Terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil Sulut) Ormas GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) Resmol Maikel mendesak Pemkab Bolmong dalam hal ini BKPP untuk segera memanggil oknum ASN yang diduga terlibat PETI di Bolsel.
Peraturan Pemerintah (PP) 94 Tahun 2021 dan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin dan sanksi PNS sudah jelas
“Saya mendesak BKPP Bolmong untuk konsisten dengan aturan sesuai undang-undang ASN . Karena kalau ini di biarkan akan muncul perspektif negatif terhadap Pemerintah Bolmong yang saat ini di pimpin Pj Jusnan Mokoginta, ” Tegas Resmol.
Resmol pun berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas. “Kami lihat dulu prosesnya di BKPP dan kalau tidak ada kejelasan kami akan adukan ke KASN, ” Katanya.
Diketahui Pada Jumat 12 Juli 2024 lalu, HM alias Tumbe bersama LM , Keduanya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Pinolosian. (Midi)








