Manado – Seorang warga binaan Lapas Kelas IIA Manado berinisial VDM (49), ditemukan tewas gantung diri. Narapidana yang divonis 8 tahun atas kasus pembunuhan itu sudah menjalani hukuman selama 4 tahun ini diketahui, merupakan warga Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea. Persitiwa ditemukannya korban di blok I kamar 13 sekira pukul 14.30 Wita, Senin (24/2) siang tadi.
Menurut keterangan dari Novki Ngangi (45), yang juga salah satu warga binaan, mengatakan awalnya ada panggilan dari pengeras suara kepada korban karena ada besukan dari keluarganya. Setelah dipanggil korban tidak kunjung datang.
“Setelah beberapa kali panggilan korban tidak datang. Karena mengela dia (korban) saya mencarinya di kamar tahanannya. Saya memanggil teman satu lagi dan saat melihat ternyata korban sudah tergantung di seutas tali nilon,” ungkap Ngangi.
Usai mengetahui kejadian itu saksi memanggil tahanan pendamping (Tamping) dan petugas Lapas. Mendapat informasi dari napi lainnya, Petugas kemudian mengecek ke kamar napi tersebut. Kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Tuminting. Beberapa saat kemudian anggota Polsek Tuminting dan Tim Identifikasi Polresta Manado langsung mendatangi Lapas Kelas II A Manado dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban pun dievakuasi ke Rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan pengecekan.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
Kapolsek Tuminting AKP Andi Sukrisyanto, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut, “Dugaan sementara kami korban mengalami depresi,” singkat Sukrisyanto. (Dwi)





