Minsel-Pantai Alar yang terletak di Desa Lopana adalah Salah satu pantai yang menjadi tempat rekreasi keluarga karena keindahannya serta memiliki hambatan pasir serta sangat tepat untuk melihat sunset.
Sayangnya pantai alar tersebut sudah mulai berubah wujudnya dengan adanya proyek reklamasi yang saat ini sementara dikerjakan.
Pantauan wartawan media ini, dilokasi (pantai alar read) terlihat ada 1 unit alat berat jenis exavator sedang beraktifitas serta beberapa mobil truk besar pengangkut batu dengan bobot yang sangat besar sedang membongkar material di lokasi proyek tersebut
Proyek tersebut terkesan sembunyi-sembunyi alias “siluman” karena tidak diketahui perusahan apa yang menjadi pelaksana serta papan informasi/proyek tidak terpampang di lokasi tersebut.
- Cap Tikus Warisan Budaya Minahasa Mendapat Respons Positif di Jakarta Beat Society 2026
- Dipimpin Kansil, ABPEDNAS Bitung Resmi Dilantik Bersama Srikandi Jaga Desa Dan ASLINMAS. Ini Pesan Walikota
- Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Sangihe, Bupati Michael Thungari Hadiri Perayaan HUT Ke-163 Jemaat Gmist Yerusalem Enemawira
Menurut warga sekitar saat ditanya oleh wartawan media ini, mereka mengatakan tidak tau siapa pelaksananya.
“Torang cuma lia alat berat ja Sorong tu batu-batu besar deng oto dum truk besar ja bawa tu batu, cuma nda tau perusahan apa yang jadi pelaksana itu proyek, kage proyek siluman” ucap salah satu warga yang tak mau namanya di tulis. (Onal_m)







