Dibuka Wagub Victor, Pemprov Sulut Gelar Rembuk Stunting  

Sulut-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rembuk stunting untuk mengidentifikasi akar masalah stunting dan menyepakati  rencana aksi dan intervensi  dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, bertempat di Arya Duta Hotel,Rabu (16/07/2025).

Rembuk Stunting ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulut Dr. Victor Mailangkay,SH.MH, di dampingi Kadis Dukcapil Provinsi Sulut Christodharma S.M. Sondakh.SH dan Kaper Kemendukbangga/ BKKBN Provinsi Sulut dr. Jeanny Yola Winokan.MAP.

Wagub Victor dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan keterpaduan antar-provinsi, kabupaten/kota, dan instansi vertikal, karena jika berjalan terpisah, efektivitas akan terhambat.

Wagub juga memberikan apresiasi kepada Kab/Kota yang mencapai Prevalensi Stunting yaitu :
-Kota Tomohon  capaian 10.8 %
-Kabupaten Kepl Talaud capaian 11.6 %
-Kota Manado capaian  18.5%
-Kabupaten Minahasa Utara.  18.09%
-Kabupaten Bolmong. 19.3%
-Kabupaten Minahasa. 19.4%

Dilanjutkan dengan penanda tanganan  Kesepakatan bersama  antara Pemerintah Provinsi dengan Kepala Daerah tentang Pelaksanaan Percepatan Stunting.

Kemudian diserahkan bantuan Nutrisi kepada 20 anak beresiko stunting  sebagai Aksi Mapalus.

Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Utara, Kaper Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara dr. Jeanny Yola Winokan. M.A.P, dipercayakan  sebagai moderator pada kegiatan Rembuk Stunting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Dinas Dukcapil).

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara memfasilitasi diskusi dan koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan yang hadir mulai dari pemerintah daerah, TP-PKK, seluruh stakeholder terkait.

Peran moderator sangat penting untuk memastikan jalannya rembuk stunting berlangsung efektif, partisipatif dan menghasilkan  rekomendasi yang konkret guna menurunkan stunting secara signifikan.

Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh Kaper Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, mampu mengarahkan diskusi hingga fokus pada. Solusi strategis dan kolaboratif.

Pelaksanaan Rembuk Stunting untuk  meningkatkan koordinasi dan kolaborasi, identifikasi hambatan, serta percepatan penanganan stunting lewat pendekatan multisektoral. Dan merupakan bagian dari komitmen bersama dalam masalah gizi kronis pada anak-anak, demi  mewujudkan generasi bangsa yang sehat dan produktif di masa depan.

Rembuk stunting dihadiri oleh semua Kepala dan Wakil kepala daerah Kab/Kota Se Provinsi Sulut. Stakeholder terkait, SKPD Kab-Kota. (*J.Mo)

Loading