Sulut – Cap tikus itu dibeli dari UMKM Tareran oleh Satgas Covid Sulut dengan kadar alkohol 50 %, dan akan di olah menjadi handsanitizer dan penyemprotan disinfektan yang nantinya akan didistribusikan ke masyarakat, dan ini merupakan produk yang luar biasa.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Steven kandouw, Rabu (18/03/2020).
Menurut Wagub Kandouw, saat ini untuk mencari handsanitizer sudah sulit di temukan bahkan sudah menjadi barang langkah di pasaran, sehingga melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulut akan mengolah Miuman Cap tikus menjadi handsanitizer.
“Saya harap kabupaten kota lain bisa mengikutinya sebagai solusi kelangkaan cairan,” ujar Wagub Kandouw,Sembari mengatakan Pemprov dalam penanggulangan Covid-19 menggunakan kearifan lokal. (JM)
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada






