Tomohon-Usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kota Tomohon, Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk bersama Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon mengunjungi para korban dugaan keracunan makanan yang terjadi di sejumlah sekolah di Kota Tomohon, Selasa (27/01/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di RSUD Anugerah Tomohon, tempat sebagian korban menjalani perawatan medis. Selain itu, beberapa korban lainnya juga dirawat di sejumlah rumah sakit, yakni RS Gunung Maria, RS Bethesda, dan RS Siloam Sonder, sesuai dengan kebutuhan penanganan kesehatan masing-masing pasien.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tomohon bersama rombongan Forkopimda melihat secara langsung kondisi para siswa yang sedang dirawat serta berdialog dengan manajemen rumah sakit dan tenaga medis. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang cepat, tepat, dan maksimal.
Wali Kota Tomohon menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan berharap seluruh korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tomohon akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri penyebab dugaan keracunan makanan tersebut.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
“Kesehatan dan keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Tomohon. Kami memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Tomohon mengimbau pihak sekolah serta penyedia makanan di lingkungan pendidikan agar lebih memperhatikan standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (RED)







