Minut-Komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan Bupati Minahasa Utara, Joune J.E Ganda, dalam forum strategis nasional yang digelar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Bupati Joune hadir secara virtual dalam agenda Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) serta Koordinasi Pemeriksaan LKPD dan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2024.

- Wali Kota Tomohon Temui Kepala BPOM RI, Bahas Dukungan untuk TIFF 2026 dan Usulan Pembangunan Laboratorium BPOM
- Diduga Langgar Kesepakatan, Warga Tanjung Merah Bakar PT Futai, Polisi Pasang Police Line
- Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah
Forum ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menyelaraskan langkah-langkah dalam pemeriksaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntabilitas dan prinsip good governance.
Dalam agenda tersebut, dibahas berbagai strategi teknis dan kebijakan guna menjamin kelancaran proses audit dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.

Kehadiran para kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, menjadi bukti komitmen kolektif untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

“Partisipasi dalam forum ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mendukung pemeriksaan keuangan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai transparansi dan akuntabilitas,” ujar Bupati Joune Ganda.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah demi terciptanya kepercayaan publik yang berkelanjutan. (T3/Adve)










