Redaksisulut,Palu-Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudin Lasena, SE M.Ec Dev, menghadiri acara Puncak Haul ke-57 Pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, Sabtu (12/04/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Religi Sis Aljufri, Kota Palu ini dihadiri oleh sejumlah Mentri Kabinet Merah Putih Republik Indonesia diantaranya Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Menteri Agraria dan Penataan Ruang (ATR) Nusron Wahid. Sementara Menteri Agama Nassarudim Umar hadir secara virtual.
Puncak Haul Guru Tua ini dimulai dengan berbagai rangkaian, seperti pembacaan riwayat hidup sang Guru Tua hingga ceramah dari sejumlah ulama.
Puluhan ribu warga Alkhairaat atau Abnaulkhairaat menghadiri peringatan wafatnya pendiri Alkhairat, Habib Idrus Bin Salim Aljufri atau Haul Guru Tua ke-57 di Kompleks Alkhairaat di Kota Palu.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Jamaah memadati sebagian Jalan Pue Bongo menuju Jalan Sis Aljufri hingga ke dalam kawasan Kompleks Pengurus Besar (PB) Alkhairaat.
Jamaah dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah hingga dari luar provinsi Sulteng, sudah memadati lokasi Haul sejak pukul 07.00 WITA. Bahkan, sebagian besar mereka tiba sehari sebelumnya dan menginap di beberapa posko yang telah disiapkan panitia.
Haul Guru Tua dimulai pukul 08.00 WITA diawali dengan pembacaan Tahlil dan Yasin yang dipimpin oleh Habib Ali bin Muhammad Aljufri.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh media redaksisulut.com, Habib Sayyid Idrus Bin salim Aljufri adalah Guru Besar di Sulawesi Tengah, yang mana pada tahun 1969 sudah membangun 420 cabang lembaga pendidikan. Alkhairat sudah 1.550 sekolah madrasah, puluhan pondok pesantren, perguruan tinggi bahkan lemba usaha dan rumah sakit. (R)





