Minut-Upaya Pemerintah dalam mencegah terjadinya bencana alam akibat praktek pembalakan liar dan pengerusakan lingkungan, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda meminta masyarakat waspada akan hal tersebut.
Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta supaya proaktif melakukan pengawasan, serta melaporkan setiap aksi pembalakan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Bupati Joune Ganda, rentetan bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Minut pasca hujan deras, salah satu penyebabnya adalah karena kerusakan hutan dan lingkungan.
“Yang jelas, Praktek illegal logging dan perambahan hutan bisa berdampak terhadap berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor bahkan juga kekeringan. Untuk mencegah hal ini terjadi, kepada masyarakat diminta untuk mengawasinya. Bila ditemui ada praktek penebangan liar, segera laporkan,” tegasnya.
- PLN UP3 Palu Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima Lewat Listrik Andal di Giat Hari Cinta Laut
- Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Palu Dukung Program BPBL Kementerian ESDM: 52 Rumah di Desa Kanuna Kini Nikmati Listrik
- Pembayaran Ke Warga Belum Tuntas, Badoa Minta Jalan Tol Bitung-Manado Ditutup Sementara
Ditambahkanya, Pemkab Minut terus melakukan upaya koordinasi ke Dinas Kehutanan Provinsi dan APH juga secara intens melaksanakan pengawasan serta langkah preventif sesuai dengan tupoksi dan kewenangan yang ada. Diharapkan pengawasan dari masyarakat bersama pemerintah desa dapat mempersempit ruang gerak para oknum pelaku ilegal loging yang berdampak pada kerusakan lingkungan.
“Diharapkan pemerintah Kecamatan dan Desa serta masyarakat secara proakif memantau aktivitas penebangan liar diwilayahnya masing-masing.” Ungkap Bupati JG. (***).







