Minut – Usai Upacara Harkitnas ke 115, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama Kementrian Kominfo langsung melakukan launching layanan Minut Siaga JGKWL 112.
Bertempat di Lapangan Pemkab Minut, Bupati Joune Ganda bersama Forkopimda melakukan Launching yang ditandai dengan menempelkan tangan bersama-sama sebagai tanda resminya layanan ini. Senin, (22/05/2023).
Menurut Bupati JG, layanan 112 Call Centre ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Minut karena bisa menyampaikan laporan terkait dengan kondisi darurat, seperti bencana alam, kebakaran, peristiwa kejadian kecelakaan dan masalah sosial lainnya.
“Minut siaga 112 adalah fasilitas yang diberikan Kementrian Kominfo untuk warga Minut. Ada 514 yang disediakan Kementrian Kominfo, Minut yang ke-101 di Indonesia dan yang ke-4 di Sulut. Fasilitas ini jangan disia-siakan, harus dimanfaatkan secara maksimal. Kita akan mengintegrasikan dengan layanan 110 milik Polres Minut. Dengan demikian layanan ini akan semakin baik”, kata Bupati JG.
- Tim Futsal Setwan Sulut Pastikan Lolos Ke Babak Gugur : Sapu Bersih Kemenangan Di Penyisihan Group
- Rinny Silangen-Tamuntuan : Keberhasilan Suami Tak Lepas Peran dan Dukungan dari Seorang Istri
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
Adapun terkait layanan 112 Call Centre ini, perwakilan Kementrian Kominfo Wibi mengatakan, layanan 112 ini disediakan Pemkab Minut untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan.
“Untuk kepolisian ada tersedia layanan 110 sedangkan untuk Pemkab disediakan 112 hal ini tentunya terintegrasi karena merupakan bagian dari pemerintahan. Pengguna layanan 112 ini tidak dipungut biaya alias gratis. Layanan ini dimaksudkan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan yang mendesak,” jelas Wibi.
Ditambahkannya, dalam keadaan terkuncipun ponsel bisa tetap digunakan untuk mengakses layanan 112 ini.
“Kementrian Kominfo berharap bahwa laporan yang masuk ke layanan 112 secara cepat ditindalanjuti oleh perangkat daerah terkait agar layanan ini bisa menjadi maksimal,” kunci Wibi. (*/T3)







