Morut-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, memimpin Apel Siaga Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di halaman Mapolres Morut, Kamis (26/02/2026).
Apel tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI/Polri,BPBD, Satpol PP dan Damkar, serta Dinas Perhubungan, sebagai bentuk kesiap siagaan menghadapi dinamika keamanan selama bulan suci Ramadhan.
Bupati memimpin apel didampingi Wakapolres Morut, Kompol Anton Hasan Mohamad SH MM.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul fitri.
Pada kesempatan itu, Bupati Delis, membacakan amanat Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi, menegaskan, bahwa apel siaga merupakan langkah strategis untuk menjamin situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
“Apel siaga ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan dukungan sarana prasarana. Dengan kesiapan ini, diharapkan seluruh personel dan stakeholder terkait bisa bersinergi secara cepat, sigap, dan tepat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan,” demikian amanat Kapolda disampaikan Bupati Delis.
Ia juga menyampaikan, apresiasi serta ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel. Momentum Ramadhan, menurutnya, harus menjadi ruang introspeksi untuk meningkatkan kedisiplinan, kesabaran, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, bahwa selama Ramadhan aktivitas masyarakat cenderung meningkat, terutama menjelang berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih, hingga waktu sahur.
Kondisi tersebut berpotensi memunculkan sejumlah kerawanan, seperti kemacetan di pusat keramaian, lonjakan aktivitas pasar, aksi balap liar dan konvoi kendaraan roda dua, hingga tindak kriminal konvensional.
“Pemda bersama TNI/Polri dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir memberikan rasa aman. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti, pelaksanaan Operasi Pekat I Tinombala 2026 yang digelar selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran.
Operasi tersebut memfokuskan penindakan pada kejahatan 4C, yakni pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan Ramadhan sangat bergantung pada soliditas lintas sektoral.
“Sinergi adalah kunci. Kolaborasi yang kuat antara TNI/Polri, Pemda dan seluruh elemen masyarakat akan memastikan Morut tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh personel untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, sejalan dengan semangat Presisi, serta senantiasa memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pengabdian.
Apel siaga tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt., perwakilan Kajari Morut, Kasi Intel Muh Faisal SH., Kasat Pol PP dan Damkar Morut, Buharman Lambuli SSos., unsur Danramil, Kementerian Agama, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Melalui apel ini, Pemda Morut menegaskan komitmennya, untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan keamanan yang berarti. (*)








