Morut-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, meresmikan pengoperasian Puskesmas Panca Makmur di Kecamatan Soyojaya, Kamis sore (05/03/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperkuat akses serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang ada di wilayah tersebut.
Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPD RI Dapil Sulteng sekaligus Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, Plt. Kadis Kesehatan, Arif Paskal Pokonda, SST MKes, Kasat Pol-PP dan Damkar, Buharman Lambuli, Camat Soyojaya Yan Berkat Haramai, Koordinator Perencanaan Dinas Kesehatan, Rolex Rimson Maita, Kepala UPT Puskesmas Panca Makmur, Musa Perlindungan Silitonga, serta jajaran tenaga kesehatan setempat.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Delis, dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah ruangan pelayanan di Puskesmas tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta pihak terkait untuk mencatat sejumlah kebutuhan peralatan medis yang masih perlu dilengkapi, guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Delis, dalam sambutannya, menjelaskan, bahwa bangunan Puskesmas Panca Makmur sebenarnya merupakan proyek pembangunan tahun 2019 yang sempat terbengkalai dan belum layak digunakan. Pemda kemudian mengalokasikan anggaran tambahan untuk menyelesaikan pembangunan tersebut, hingga akhirnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Bangunan ini merupakan sisa proyek tahun 2019 yang sempat terbengkalai dan belum layak digunakan. Pemda kemudian mengalokasikan anggaran tambahan, sehingga hari ini bisa kita selesaikan dan resmi dimanfaatkan untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Delis.
Bupati Delis, menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Morut, yakni mewujudkan masyarakat yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (
SCS) jilid 2. Menurutnya, untuk mencapai masyarakat yang sehat, Pemda memprioritaskan dua hal utama, yaitu akses pelayanan kesehatan dan mutu layanan.
Ia kembali menjelaskan, akses pelayanan kesehatan mencakup tiga aspek penting, yakni akses pembiayaan, akses sarana dan prasarana, serta akses Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk akses pembiayaan, Bupati Delis, menyebut, Morut telah berhasil mencapai cakupan jaminan kesehatan yang sangat tinggi, bahkan memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award selama lima tahun berturut-turut.
“Ini berarti seluruh masyarakat Morut telah memiliki akses jaminan kesehatan. Tidak boleh ada lagi warga yang tidak berobat hanya karena alasan biaya,” tegasnya.
Sementara itu, dari sisi sarana dan prasarana, Pemda terus melakukan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), hingga rumah sakit daerah.
Beberapa waktu lalu, Pemda juga telah meresmikan Puskesmas Mayumba di Mori Utara, dan kini Puskesmas Panca Makmur. Selain itu, peningkatan fasilitas juga dilakukan di RSUD Kolonodale, yang tahun ini direncanakan akan dilengkapi dengan alat CT-Scan dan layanan hemodialisa (cuci darah).
“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Morut nantinya, tidak perlu lagi dirujuk ke Palu untuk mendapatkan layanan cuci darah,” kata orang nomor satu di Morut itu.
Di sisi lain, Pemda juga berupaya memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan melalui pengangkatan ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk di sektor kesehatan.
Bupati Dekis, menegaskan, bahwa puskesmas merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Wajah pelayanan kesehatan daerah ini ada di puskesmas. Karena itu, saya berharap seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan terbaik, ramah, dan penuh kesabaran kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Delis, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar karena berhadapan langsung dengan masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian serta empati.
“Menjadi tenaga kesehatan memang tidak mudah. Kita dituntut selalu sabar dan memberikan pelayanan terbaik, bahkan ketika menghadapi pasien dalam kondisi emosional. Tetapi jika dijalani dengan hati, itu juga menjadi amal ibadah bagi kita,” tuturnya.
Peresmian Puskesmas Panca Makmur diharapkan dapat semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat di wilayah Soyojaya dan sekitarnya.(*)
![]()

