Morut-Sekitar 2.000 pemuda-remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Se-Sulteng yang mengikuti Kemah Pemuda (Youth Camp) di Kaki Gunung Ponteoa, Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut) tampak terkesima mendengar kesaksian kedua orang di depan mereka.
Yang wanita berkulit putih, berparas cantik dan tinggi badan di atas sekitar 170 cm itu, adalah Bupati Poso, dr Verna Inkiriwang, sementara itu duduk disampingnya, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS.
Keduanya dipanel untuk memberikan motivasi kepada para pemuda-remaja, dengan mengisahkan perjalanan hidup dan karir mereka hingga menjadi seorang Bupati.
“Kami berdua ini punya tiga kesamaan,” ujar Bupati Delis, mengawali kesaksiannya.
Kata dia, persamaan pertama adalah keduanya merupakan anak- anak Tuhan. Persamaan kedua, sama-sama berprofesi sebagai dokter, dan persamaan ketiga adalah sama-sama menjadi Bupati.
Bupati Delis, mengisahkan perjalanan hidupnya saat mulai dari sekolah yang harus bekerja keras membanting tulang membantu orang tua, untuk menghidupi keluarga.
“Sejak SD, SMP sampai kuliah di perguruan tinggi, saya harus berusaha untuk mencari uang sendiri agar bisa kuliah, karena orang tua tidak bisa memenuhi semua kebutuhannya,” katanya.
Setelah lulus di Fakultas Kedokteran Unhas, dan bekerja sebagai seorang dokter, kemudian akhirnya masuk ke arena politik menjadi anggota DPD RI, dan menjadi Bupati Morut sejak 2021.
“Pesan saya kepada adik-adik sekalian, jika ingin berhasil mencapai cita-citamu, kalian harus yakin bahwa kalian berharga di mata Tuhan. Jangan karena kamu orang dari desa terpencil, lahir di keluarga tidak mampu, keluarga yang ‘broken-home’ serta tidak dihargai orang, kamu berhenti mengejar cita-citamu. Berjuang terus karena kalian sangat berharga di mata Tuhan,” ungkapnya.
“Saya juga mengingatkan kalian, agar bisa bekerja keras untuk mencapai cita-cita, tidak boleh malas, harus siap membayar harga untuk sebuah kesuksesan. Selain itu, jaga pergaulan kalian, karena pergaulan yang salah akan menimbulkan kehancuran hidup, “pesan Politisi Senior Partai Hanura itu.
Sementara itu, Bupati Poso, Verna Inkiriwang mengingatkan motto hidupnya yang diambil dari sebuah ayat Alkitab yakni Amsal 1:7 yang berbunyi, takut akan Tuhan adalah permulaan segala hikmat.
“Kalau adik-adik mau sukses, bangunlah kebiasaan hidup yang baik dan benar. Kalian harus takut kepada Tuhan, maka kalian akan berhasil,” ujar mantan Miss Indonesia 2002.
Verna yang mantan anggota DPR RI dua periode itu, sering menemukan kesulitan dalam mengambil keputusan, seperti menghadapi tembok.
“Tetapi setelah saya berdoa dan meminta pertolongan dan hikmat Allah, tembok-tembok itu saya lihat roboh dengan sendirinya,” ungkapnya.
Acara diakhiri dengan tanya jawab dimana para peserta menanyakan berbagai hal terkait keluarga dan karir politik keduanya. (Rls/NAL)











