Minahasa -Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tingkat SMA Se-Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Pineleng, Kamis (08/06/2023).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Steve Kepel yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut yang didampingi Kepala BKD Sulut, Clay Dondokambey, Staf Khusus Gubernur bidang pendidikan, Anne Dondokambey, Sekretaris Dikda, Jefry Runtuwene, Kabid SMA, Sri Ratna Pasiak, Kabid SMK, Vecky Pangkerego.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Steve Kepel yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut menyampaikan agar pertemuan MKKS SMA Se-Sulut ini bisa melahirkan terobosan dalam hal meningkatkan mutu pendidikan di Sulut.
“Saya minta Kepsek lahirkan siswa yang berprestasi agar bisa membanggakan Daerah dan bisa meningkatkan mutu pendidikan,”tegasnya.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Lanjut Kepel, sambil berharap agar para Kepsek harus berinovasi dan melakukan terobosan dalan pembelajaran di Sekolah.
“Wadah MKKS harus saling tukar informasi agar tidak ada Sekolah lain ketinggalan,”kata dia.
Lanjutnya, para guru-guru harus ada peningkatan kompetensi kalau perlu berlangsung 1 Tahun agar mereka mendapatkan pembimbingan peningkatan kompetensi.
“Para Kepsek tolong fokus peningkatan mutu pendidikan,”tegasnya lagi.
Kepala Bidang Pembinaan SMA, Sru Ratna Pasiak dalam laporannya bahwa hampir semua Kepala SMA yang hadir pada MKKS kali ini.
“MKKS ini betujuan sosialisasi program kerja, program penerimaan siswa disik baru, evaluasi pembelajaran semester genap, sosialisasi olimpiade sains dan evaluasi,”ungkap Kabid.
Dijelaskan Sri, Sebanyak 170 Kepsek dari 230 Kepsek se Sulut mengikuti MKKS yang di laksanakan selama tiga hari ini.
“Ini juga untuk memperkuat bimbingan Kepala Sekolah dari BKD dan penggunaan dana bos dari inspektorat,”katanya. (*/J.Mo)






