BKKBN Sulut Gelar Rakorda Program Bangga Kencana

Rakorda Bangga Kencana BKKBN Sulut tahun 2021. (istimewa)

Sulut – Kepala BKKBN RI melalui Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang), Prof Rizal Damanik, membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bangga Kencana tahun 2021.bertempat di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Kamis (8/4/2021).

Rakor tersebut di gelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) secara online dan offline dan di hadiri Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR) BKKBN RI, Eni Gustina selaku pembina wilayah Sulawesi Utara, Wakil Ketua TP-PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, Plt Kepala Dinas Dukcapil-KB Sulut Voura Vivera Kumendong.

Dalam sambutannya Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI, Prof Rizal Damanik mengatakan pelaksanaan Rakorda BKKBN Sulut merupakan tindak lanjut rapat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BKKBN yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, belum lama ini.

Damanik menyampaikan pesan Kepala BKKBN RI agar momentum Rakorda BKKBN Sulut tahun 2021, dapat menjadi momentum untuk mengoptimalkan kinerja kedepan meski di dalam masa pandemi.

“Kesempatan ini harus menjadi acuan strategis untuk menjalankan program kerja, supaya target-target Bangga Kencana dapat tercapai,” ungkapnya.

Ia merinci target pogram Bangga Kencana. Pertama yakni menurunkan angka kelahiran total (TFR) menjadi 2,24 per WUS dan angka kelahiran remaja usia 15-19 tahun menjadi 24 kelahiran per 1.000 WUS usia 15-19 tahun.

“Target kedua, meningkatkan prevalensi pemakaian kontrasepsi modern (mCPR) menjadi 62,16%,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, target ketiga menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmet Need) menjadi 8,3%. Selanjutnya, target keempat adalah meningkatkan media usia kawin pertama perempuan menjadi 22 tahun dan meningkatkan Indeks Pembangunan Keluarga menjadi 55.

“Kemudian percepatan penurunan stunting secara nasional. Atas nama Kepala BKKBN RI, kami mengapresiasi perhatian dan kesediaan Gubernur Sulawesi Utara yang telah ikut menyukseskan Rakorda Program Bangga Kencana tahun 2021,” jelas Damanik.

Di kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Diano Tino Tandayu dalam laporan mengatakan, Rakorda tahun 2021 bertujuan meningkatkan upaya dan strategi dalam rangka percepatan implementasi program Bangga Kencana, dan penurunan stunting melalui lintas sektor di masa pandemi Covid-19

“BKKBN bersyukur karena pemerintah daerah, para kepala OPD KB, maupun mitra kerja memberi komitmen yang tinggi untuk mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana di Provinsi Sulawesi Utara,” jelasnya.

Turut hadir Perwakilan Forkopimda Sulut, Organisasi profesi kesehatan, panelis dan peserta Rakorda dari OPD KB kabupaten/kota, serta penyuluh dan petugas lapangan KB. (*/JM)

Related posts