Manado-Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut menggelar executif meeting, dalam rangka evaluasi dan strategi percepatan penurunan stunting (PPS) terkait E-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan pelaporan Gisi Berbasis Masyarakat) dan SKI/SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) di Provinsi Sulawesi Utara,Jumat (29/9/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Best Western The Langoon Hotel Manado,di pimpin Kepala Perwakilan BKKN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, di dampingi Koordinator Program Manager Murphy Kuhu, STP,dan di hadiri pihak Dinas Kesehatan Sulut, Bappeda Sulut dan Aster Kasdam XIII/Mdk.

Pertemuan dalam bentuk Executive Meeting ini membahas Evaluasi dan strategi Percepatan Penurunan Stunting terkait E-PPGBM dan SKI/SSGI di Provinsi Sulut.
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
“Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini akan tercapai kesepakan-kesepakatan dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting,” Ujar Kaper BKKBN Sulut.
Diketahui, upaya perbaikan gizi masyarakat merupakan salah satu amanat UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009. Upaya perbaikan gizi ditujukan untuk peningkatan mutu gizi perseorangan dan masyarakat yang dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai usia lanjut, dengan prioritas pada kelompok rawan yaitu bayi, balita, remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui. (J.Mo)






