oleh

Beri Dukungan Moril, Ketua Deprov Sulut Bersama Bupati Sangihe Jenguk Kapten Kapal Harimisa

Tahuna– Ketua Dewan Provinsi (Deprov) Sulut dr Fransiscus A Silangen SpB KBD dan Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan turut menunjukan simpati dan dukungan moril terhadap kapten Kapal KM Gregorius Alprens A Harimisa yang menjadi korban dugaan kasus penganiayaan oleh sejumlah oknum POMAL Lantamal VIII Manado,pada Rabu (4/11/23) Lalu.

Minggu (8/10/23) Keduanya, Ketua Deprov Sulut dan Pj Bupati Sangihe terpantau berkunjung ke Rumah Sakit dimana Harimisa cs dirawat. Dalam kunjungan tersebut, Danlantamal VIII Manado ikut pula mendampingi sebagai bentuk tanggung jawabnya atas kejadian tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, dr Fransiscus Andy Silangen mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian yang dialami Kapten Harimisa dan rekan-rekan ABK Lainya . “Saya bersama istri tercinta hari ini menjenguk saudara-saudara kami yang bebebapa hari lalu mengalami benturan fisik dan mereka semuanya telah dirawat di rumah sakit di Manado. Luka-luka memar yang dialami sekarang tengah dirawat dan dalam proses pemulihan agar mereka bisa beraktivitas lagi seperti biasa” ungkap Silangen.

“Selanjutnya, kita serahkan ke proses hukum karena pak Danlantamal telah meresponnya” Lanjutnya yang ikut diiyakan oleh Pj. Bupati Sangihe, dr Rinny Tamuntuan.

Danlantamal VIII Manado, Laksamana Muda Noldi Tangka saat kunjungan itu juga turut menyampaikan pernyataan atas peristwa yang menurutnya sangat mengecewakan . “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya atas nama Pribadi dan Institusi memohon maaf kepada saudara – saudara saya atas kejadian tersebut. Terus terang, kejadian ini juga sangat mengecewakan saya,” ujar Noldi Tangka.

Lanjut Noldi Tangka mengatakn sebagai bentuk tanggung jawab, dirinya akan menanggung semua biaya perawatan sampai para korban kembali sembuh seperti sedia kala.

Selain itu, aktivitas pelayaran yang tidak dapat dilakukan oleh para korban selama menjalani perawatan, juga akan menjadi tanggung jawab Danlantamal. “Aktivitas berlayar yang terganggu ini juga menjadi tanggung jawab saya dan hal ini tidak akan merubah persaudaraan kita kedepan. TNI Angkatan Laut juga butuh orang – orang Sangihe, untuk itu kita punya Satdik untuk merekrut saudara-saudara kita dari Sangihe untuk kita didik dan bina di TNI AL” Ujar Noldi Tangka yang mengaku punya hubungan kekerabatan dengan orang Sangihe karena istrinya asli Sangihe bermarga Karaeng.(Yoss)