Sitaro-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memperketat pengawasan di masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Masa tenang yang berlangsung selama tiga hari sebelum pemungutan suara menjadi prioritas utama Bawaslu untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran yang dapat mencederai integritas pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sitaro, Hendrols Tatengkeng, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengawasi aktivitas politik para peserta pemilu.
“Masa tenang harus benar-benar bebas dari kampanye dalam bentuk apa pun, termasuk melalui media sosial. Kami akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang kami temukan,” ujar Tatengkeng, Jumat (22/11/2024).
Bawaslu telah membentuk tim pengawasan selama masa tenang. Tim ini bertugas memantau pergerakan fisik di lapangan serta aktivitas daring yang berpotensi melanggar aturan, seperti kampanye terselubung atau penyebaran informasi yang mengandung unsur politik uang.
- Lomba Bridge P/KB HAPSA 2026 di GMIM Paulus TWM Sukses Digelar, Wilayah Malalayang Champion Serie A dan Wilayah Manado Titiwungen Juara Serie B
- Hadir Pada Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekwan Silangen Lakukan Penanaman Manggrove
- TIFF 2026 Jadi Etalase Florikultura Dunia, Tomohon Siapkan Peluang Investasi Global
Menurut Tatengkeng, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan aparat kepolisian dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sitaro untuk memastikan keamanan dan netralitas selama masa tenang.
“Kami juga melibatkan masyarakat melalui program pengawasan partisipatif untuk melaporkan indikasi pelanggaran,” kata Tatengkeng.
Di era digital, pengawasan juga meluas ke media sosial. Bawaslu menggandeng tim cyber untuk memantau unggahan yang mencurigakan. Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak tergoda oleh iming-iming politik uang.
Tatengkeng menambahkan, Bawaslu tidak akan ragu untuk memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar.
“Sesuai dengan peraturan, pelanggaran masa tenang dapat berujung pada diskualifikasi pasangan calon jika terbukti dilakukan secara masif, terstruktur, dan sistematis,” tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk menjaga suasana damai dan kondusif menjelang hari pemungutan suara. Bawaslu berharap semua pihak, termasuk peserta pemilu dan pendukungnya, mematuhi aturan agar Pilkada Sitaro 2024 berlangsung jujur dan adil. (***)








