Kolonodale– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) lakukan Kunjungan silaturahmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (21/9/22).
Kunjungan Ketua DPW MIO Indonesia Andi Samsu Alam, didampingi Salah satu Dewan Penasehat MIO Indonesia Provinsi Sulteng Josef Michael Sorisi bersama dan sejumlah jurnalis, diterima langsung Ketua DPRD Morut Hj.Megawati Ambo Asa, didampingi Ketua II DPRD Morut, Muhammad Safri, Ketua Komisi I DPRD Morut Melky Tangkidi, beserta sejumlah anggota DPRD Lainnya, di Ruang Komisi I DPRD Morut, Rabu (21/9/22).
Selain jalin silahturahmi tersebut dimaksudkan sebagai upaya membangun kemitraan (kerjasama) antara Pengurus Mio Sulawesi Tengah dengan legislatif di Daerah itu.
Ketua Pengurus Media Independen Online ( MIO) Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Samsu Alam menjelaskan saat ini pengurus MIO Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah terbentuk. Olehnya, ia berharap agar kedepannya MIO dan legislatif saling mendukung dalam setiap kegiatan.
“Kita sangat mengapresiasi sikap resposif Pimpinan dan Anggota DPR-D Morowali Utara yang telah membuka ruang komunikasi dengan kalangan awak media untuk membangun sinergitas dalam konteks mengakses informasi keruang publik”, papar Andi
Disisi lain kata Andi, MIO Indonesia juga mendorong DPRD Morut untuk tetap konsisten menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat, termasuk dalam hal melakukan fungsi budgeting dan pengawasan terhadap realisasi anggaran.
Terkait dengan kunjungan Pengurus Wilayah MIO Indonesia Sulteng itu, Ketua DPRD Morut menyampaikan apresiasinya, sembari berharap seluruh kalangan jurnalis di Morut dapat bersinergi berkontribusi melahirkan gagasan yang konstruktif untuk kemaslahatan masyarakat, khususnya di Daerah Morut.
“Kita berharap seluruh wartawan yang eksis, khususnya di Kabupaten Morowali Utara ini, dapat bersinergi dengan lembaga DPR-D, memberikan sumbangsi gagasan yang konstruktif demi kemajuan dan kemaslahatan Daerah Morowali Utara”, ucap Megawati.
Senada yang diungkapkan Wakil ketua II DPRD Morut yang sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Safri, saat menyambut kunjungan Ketua MIO bersama sejumlah jurnalis di Daerah itu.
Safri menuturkan, media adalah bagian daripada agen perubahan yang diharapkan dapat menjadi mitra dalam mengakses informasi, sekaligus menjadi partner dalam melakukan fungsi kontrol sosial atas segala bentuk kebijakan Pembangunan di Daerah, khususnya di Morut.
Ia (Safri) berharap, media menjadi unjung tombak segala bentuk informasi dan termasuk kritikan demi kemajuan Daerah, dalam hal ini Daerah Morut
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman, artinya selalu membuka komunikasi dengan DPRD dalam rangka untuk membangun Daerah kita ke depan,” ujar Safri.
Legislator PKB itu berharap kepada media untuk jangan pernah berhenti kritik. “Kritiklah yang bisa merubah keadaan dan jangan sekali kali pernah puji kami karena puji menyebabkan kita lemah dalam membangun Daerah ini,” katanya.
Politisi senior PKB Morut itu menyampaikan, Ibu kota Kolonodale harga mati. “Kalau sampai 2023 tidak ada Pembangunan kota Kolonodale kita pertanyakan rasa cinta mereka terhadap Daerah ini dan semua kepentingan kepentingan siapapun termasuk saya,” tandasnya.
Ia menyadari masih banyak yang perlu dibenahi untuk membangun Morut yang lebih baik. “Kami menyadari sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kehilafan,”(*/John)







