Manado-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat lanjutan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Jalan Raya Manado-Bitung Kairagi Manado, Selasa (7/7/2026).
Rapat ini merupakan rapat lanjutan sejak Senin kemarin yang secara maraton dilakukan terkait pembahasan dan evaluasi anggaran.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen yang juga merupakan Ex-Officio di Badan Anggaran, rapat berlangsung alot dan dipenuhi dengan hujan interupsi.
Ketahanan fiskal 2025 menjadi sorotan, beberapa Anggota Banggar diantaranya Hj.Amir Liputo dan Roy Roring memberikan perhatian serius akan hal ini, dimana berdasarkan laporan Pemprov ketahanan fiskal daerah kita dinilai tetap sehat dengan rincian capaian realisasi PAD mencapai Rp. 3, 65 Triliun atau sekitar 96, 38% dari target. Sementara untuk realisasi belanja daerah mencapai 3, 32 Triliun atau sekitar 91, 36% dari Pagu anggaran.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Selain ketahanan fiskal, hal krusial yang menjadi sorotan khusus adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), dimana Legislator dari Partai Golkar Cindy Wurangian mengajukan pertanyaan kritis terkait optimalisasi pengelolaan sektor PAD.
Sementara itu Ketua Dewan Andi Silangen melontarkan kritik terkait disiplin kehadiran. Silangen secara terbuka menyoroti minimnya tingkat kehadiran sejumlah anggota Banggar dalam rapat penting ini, meskipun agenda tersebut merupakan kewajiban konstitusi. (*)






