Manado – Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah, mengingat perencanaan berbasic spacial/ ruang dan tempat akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.
Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambajong menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Manado sedang mengembangkan Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA).
“Aplikasi ini menggabungkan data dan informasi seluruh perangkat daerah menjadi satu sistem dan menampilkannya secara aktual. Bahkan turut membantu mendongkrak PAD melalui penerimaan pajak daerah,” Jelas Kaban Liny.
Yang ingin mencari tahu dan belajar soal Panada ditambahkan Liny, Bapelitbangda Kota Manado Rabu (6/5/2020) akan menggelar diskusi online cerita praktik cerdas.
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
“Kita akan membahas bagaimana PANADA membantu efisiensi perencanaan pembangunan di Kota Manado, Diskusi online akan dimulai pukul 14.00-14.30, live di IG Story @InfoBaKTI,” ajak Kaban Liny.
Diketahui, aplikasi PANADA terpilih sebagai salah satu Praktik Cerdas yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI 2018 dan masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 (SINOVIK) Kemenpan RB. (*/JM)








