Minahasa – Program Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Oktavia Roring, M.Si. IPU. ASEAN. ENG bersama Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Mikro, rupanya belum di terapkan dengan sungguh-sungguh oleh Camat Eris Hendrik Lombogia, S.Sos.
Pasalnya, sejak di terapkannya PPKM oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, Pihak kecamatan di sinyalir belum pernah melakukan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopika) dan pelaksanaan penyuntikan vaksin bagi warganya.
Ketua Aliansi Wartawan Minahasa Jeffry Uno, meminta Bupati Royke Oktavian Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey untuk mengevaluasi kinerja Camat Eris yang tidak menggubris Surat Edaran nomor 100/159. Prihal antisipasi penyebaran covid 19 dan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara nomor 440/21.4150/seker, dan Dinas kesehatan dalam mengantisipasi peningkatan covid – 19.
“Disinyalir Pihak Kecamatan belum pernah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopika, dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 melalui PPKM, sehingga hal ini tentunya tidak menjalankan apa yang program Bupati dan Wakil Bupati,” Ujar Uno.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Bahkan lebih miris lagi kata Wartawan senior ini, pihak kecamatan juga tidak memiliki data berapa banyak warga yang sudah menerima Vaksinasi. ” Saat di tanya berapa banyak warga yang sudah di vaksin, oknum Camat hanya mengatakan tidak tau,” Ucap Uno. (Ronny)








