Manado – Langkah antisipatif cepat dilakukan Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dalam mencegah masuknya virus corona jenis baru, yang juga dikenal dengan nama 2019-nCoV, yang menular dari manusia ke manusia, dimana wabah yang berasal dari Wuhan China Timur ini, mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Manado.
Dimana sebelumnya Walikota Vicky Lumentut telah berdiskusi dengan Direktur RSUP Prof Kandouw Malalayang Manado dan memantau langsung ke Bandara Sam Ratulangi bersama pihak Angkasa Pura dan KKP Kelas II Manado. Pasalnya Manado merupakan 19 daerah yang menerima langsung penerbangan dari China.
Hari ini, Jumat (24/01) Walikota Vicky Lumentut pun langsung memimpin rapat dalam rangka mengantisipasi virus corona di Kota Manado bersama pelaku usaha di bidang Pariwisata diantaranya pengusaha travel dan hotel.
Dalam rapat tersebut disepakati untuk adakan Crisis Center yang akan beroperasi di bandara untuk memfasilitasi semua informasi dan semua pihak baik dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata Kota Manado, Angkasa Pura, KKP Kelas II Manado, Imigrasi, Otoritas Bandara, dan Polresta Manado.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Terima kasih, atas kesediaan MM Travel, Hotel Swisbell dan Best Wester serta NDC yang menyatakan kesiapan untuk membantu pengadaan alat scaner, juga terimakasih kepada pihak Angkasa Pura yang memberikan akses khusus Ambulance Pemerintah Kota Manado untuk standby di Bandara,” ucap Walikota Vicky Lumentut. (AH)





