MORUT,- Aktifitas Pabrik PT COR di Dusun Lambolo Desa Ganda-ganda Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara Peovinsi Sulawesi Tengah mulai mendapat protes warga sekitar.
Asap yang dihasilkan pabrik Nikel itu dituding penyebab sejumlah warga terserang gangguan pernafasan dan batuk berdarah.
Ketua Harian Gerakan Pemuda Morut, Seprianus Nggaluku Gonti pagi ini (17/02/2021) kepada media ini memberikan keterangan persnya. Ia menyebut bahwa asap pabrik PT COR penyebab tunggal sejumlah warga mengalami gangguan pernafasan.
Ia menyebut salah satu warga yang menjadi korban adalah Ny Elyin Lamaola warga Dusun Lambolo. Selain itu ada satu anak dan dua orang dewasa.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Ia memperingatkan agar aktifitas pabrik PT COR segera dievaluasi sebelum jatuh korban lebih banyak. Ia mengancam akan memperkarakan hal itu ke lembaga atau organisasi lingkungan serta aparat penegak hukum bila tidak segera disikapi.
Aktifitas pabrik PT COR Desa Ganda – ganda yang diambil dari dokumen Gerakan Pemuda Morut. Dalam foto itu nampak asap sangat menutupi awan dan jarak pandang lebih dari 100 meteran.
“Harus ada evaluasi terhadap aktifitas pabrik itu. Satu nyawa manusia lebih berharga dari pada sebuah industri yang hingga kini belum membuat Ganda- ganda sejahtera,” terangnya
Di hari yang sama,Humas Eksternal PT COR, Ibu Ratna, di konfirmasi melalui pesan Whats App, tidak merespon. (Johnny)








