Tahuna – Diawal tahun 2024 ini cuaca ekstrim kermbali lagi menyerang kabupaten Sangihe dimana Curah hujan di beberapa wilayah kabupaten kepulauan Sangihe sangatlah tinggi yang mungkin saja dapat menyebabkan bencana banjir atau tanah longsor.
Untuk mengantisipasi dan sebagai tanda awas juga himbauan kepada masyarakat, Pemkab Sangihe mengumumkan penetapan status siaga darurat bencana. Keputusan ini diumumkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wandu Labesi.
Labesi menjelaskan penetapan status siaga darurat ini telah berlaku sejak Jumat, 19 Januari 2024, dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Saat ini, beberapa kecamatan mengalami dampak signifikan akibat banjir, dan pemerintah setempat akan segera merespons dengan rapat koordinasi Tim Reaksi Cepat Pemkab Sangihe” Ungkap Labesi pada sejumlah wartawan minggu (21/01/24)
Labesi juga sampaikan. pihak Badan Penangulangn Bencana Daerah Sangihe saat ini sedang melakukan pendataan lapangan untuk masyarakat yang terdampak bencana. “mungkin besok pagi sudah ada data yang valid untuk keluarga yang terdampak,” ujar Labesi.
- Wali Kota Tomohon Ikuti Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan juga turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. “Mengimbau agar masyarakat tetap waspada, dan khusus untuk masyarakat Kampung Laine dapat mengungsi ke tempat yang aman. Saya mengajak untuk bersandar kepada Tuhan agar dijauhkan dari musibah,” ucap Tamuntuan. (Yoss)








