Jakarta, 27 November 2025-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus meningkatkan keandalan pasokan listrik melalui pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemadaman di wilayah Ponorogo dan Mojokerto. Metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) memungkinkan tim PLN melakukan pemeliharaan sambil menjaga listrik tetap menyala sehingga aktivitas masyarakat dan bisnis tidak terganggu.
Ahmad Mustaqir, General Manager PLN UID Jawa Timur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. Hingga November 2025, PLN telah menyelesaikan pemeliharaan di delapan lokasi dengan total energi listrik yang terselamatkan mencapai lebih dari 1,2 juta kWh.
Di Ponorogo, PLN UP3 Ponorogo menurunkan 299 personel untuk menyelesaikan 360 titik pemeliharaan di wilayah Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek. Plh. Manager PLN UP3 Ponorogo, Gema Akbar, menjelaskan apel maraton digelar selama dua hari untuk memastikan semua pekerjaan dapat dilakukan tanpa memutus aliran listrik.
Konsep borderless memungkinkan unit-unit PLN saling mendukung di titik pertemuan jaringan sehingga pemeliharaan lebih cepat dan efisien. Tim PDKB menangani pekerjaan bertegangan, sementara tim Harbas melakukan pemeliharaan dan pemangkasan pohon sesuai Right of Way (ROW). Semua kegiatan mengutamakan keselamatan lingkungan dan kenyamanan pelanggan.
Apresiasi dari pemerintah daerah Ponorogo
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Ponorogo, Bambang Suhendro, memberikan apresiasi atas komitmen PLN menjaga keandalan pasokan listrik. Ia menekankan pentingnya listrik stabil bagi kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. “Pemeliharaan ini penting karena memastikan pasokan listrik tetap aman dan tidak mengganggu kegiatan warga. Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada PLN,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga memfasilitasi koordinasi antara PLN dan pihak terkait agar seluruh proses pemeliharaan berjalan lancar dan tepat waktu.
Apel maraton Mojokerto untuk kesiapsiagaan jaringan listrik
PLN UP3 Mojokerto menggelar apel kegiatan maraton sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan Hari Sumpah Pemuda. Ratusan personel dan puluhan armada PDKB serta tim Pelayanan Keandalan diterjunkan untuk menjaga kesiapsiagaan jaringan menghadapi hujan lebat dan kondisi cuaca ekstrem di Mojokerto Raya.
Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidarta Arisandi, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN menjaga pasokan listrik yang handal. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang harmonis antara PLN dan pemerintah kota agar layanan listrik tetap aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Manfaat pemeliharaan tanpa pemadaman bagi masyarakat
Pemeliharaan tanpa pemadaman memberikan sejumlah manfaat, antara lain menjaga keandalan jaringan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi risiko gangguan listrik. Pelanggan tetap dapat menikmati aliran listrik yang stabil, sementara tim teknisi PLN dapat bekerja dengan aman dan optimal.
Program ini juga mendukung penghematan energi dan penggunaan sumber daya secara lebih efisien. Setiap kegiatan dilakukan sesuai prosedur keselamatan kerja dan standar operasional modern untuk menjamin keamanan personel dan kenyamanan masyarakat.
Kolaborasi stakeholder untuk keberhasilan pemeliharaan
Keberhasilan program pemeliharaan tanpa padam tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Kerja sama yang baik memastikan seluruh proses pemeliharaan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi pelanggan.
PLN UID Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerjanya. ***








