Aktivis BMR Sehan Ambaru : Wujudkan Provinsi BMR dan Selamat Datang Saudara-Saudaraku Warga Pulau Ruang

Kotamobagu– Erupsi Gunung Ruang, Minggu 14 April 2024 lalu, telah menyebabkan penduduk disekitar pulau Ruang di Kecamatan Tagulandang di evakuasi ke daerah aman.

Salah satu daerah yang rencananya akan menjadi tempat relokasi bagi warga korban erupsi gunung Ruang yakni Bolaang Mongondow Selatan (Tutuyan/Dumagin).

Hal itu terkuak dalam rapat terbatas yang dilakukan secara daring di pimpin Presiden Joko Widodo, Jumat (03/05/2024) sore.

Di mana Presiden Jokowi langsung merespon positif usulan Gubenur Sulut Olly Dondokambey, untuk merelokasi warga pulau Ruang  ke lokasinya (red), dan akan disesuaikan dengan kultur, budaya masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Aktifis BMR Sehan Ambaru, di hadapan awak media menyambut positif rencana pemerintah untuk merelokasi 301 Kepala keluarga pulau Ruang di daerah Minahasa Utara khususnya di Bolmong Selatan.

Sehingga ini saatnya, kata Ambaru daerah  Bolmong Raya untuk di mekarkan dan sesegera mungkin untuk di jadikan sebagai Provinsi BMR yang selama ini di gaungkan.

“Kalau Provinsi Bolaang Mongondow Raya di wujudkan tahun ini, berapa ribu pun warga yang akan di relokasi ke tanah adat kami, kami akan terima dengan lapang dada, apalagi daerah ini punya motto Torang Samua Ciptaan Tuhan dan Torang Samua Ba Sudara,” tegas Ambaru, Minggu (05/05/2024), seraya menegaskan cukup sudah Konflik Agraria lahan Transmigrasi di dataran Dumoga yang terjadi selama 20 tahun terakhir ini di BMR, jangan lagi terjadi di masa depan.

Diakhir pernyataannya, Ambaru yang di kenal vokal dalam menyeruakan aspirasi masyarakat ini, meminta Presiden Ir. Joko Widodo untuk menerima aspirasi masyarakat dan secepatnya memekarkan daerah Bolaang Mongondow menjadi Provinsi BMR.

“Selamat datang Saudara-saudara Ku warga pulau Ruang di tanah adat Mongondow,”Ujar Ambaru, seraya menambahkan kami menunggu kebijakan pak Presiden untuk memekarkan daerah Bolaang Mongondow dari Provinsi Sulawesi Utara dan Wujudkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Hal senada juga di sampaikan Ketua Umum Laskar Bogani Indonesia Dolfie Paat dikantor DPP LBI kepada awak media mengatakan bahwa kami atas nama Ormas Laskar Bogani Indonesia menerima dengan lapang dada menerima kedatangan saudara-saudara kami dari Tagulandang yang direlokasi di tanah totabuan,bahkan kami siap mengawal dan menaungi mereka, tapi kami juga minta agar kiranya penduduk yang direlokasi harus tunduk dan taat kepada hukum adat BMR.

“Tanah Totabuan adalah eks Swapraja daerah adat dan kami selaku Ormas adat menghimbau agar masyarakat direlokasi harus patuh dan taat dengan aturan adat didaerah kami,kami juga meminta kepada Presiden Jokowi agar segera merealisasikan permintaan kami untuk dijadikan Provinsi  BMR,” Pungkas Dolfie Paat. (Midi)

Loading