MANADO – Gerakan ‘mari jo bakobong’ yang gencar dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dimasa pandemi Covid-19, kedepan akan muncul sebagai salah satu destinasi baru sebagai perwujudan misi ekowisata.
Masyarakat akan terbiasa melaksanakan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sehingga, dimana-mana terlihat tanaman perkebunan yang sangat menarik minat wisatawan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut dengan gerakan ‘mari jo bakobong’ disaat pandemi Covid-19 ini memiliki nilai wisata. Karena umumnya wisatawan sangat tertarik dengan perkebunan atau yang sifatnya culture. Saya yakin kedepan ini akan jadi daya tarik di bidang pariwisata Manado,”ujar Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE.
- Pemda Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H /2026 M, Sekaligus Pelantikan Pengurus IPIM Dan Baznas Morut
- Plt Bupati Heronimus Makainas Hadiri Rapat Sinkronisasi Program Listrik Perdesaan
- Jemmy Ringkuangan : Pasokan Cabai Dari Luar Daerah Untuk Stabilitas Harga,Bukan Untuk Mematikan Petani Lokal
Menurutnya, potensi pariwisata di Manado tidak hanya alam dan budaya, namun bisa mengarah ke agrowisata.
“Untuk mewujudkan hal itu, semua warga Manado harus mendukung apa yang dilakukan pemerintah disaat pandemi Covid-19 ini,”pungkas Sasoeng. (*)







